Abdul Muis, SE. MT Anak Adalah Aset Bangsa, Yang Akan menjadi Penerus Pembangunan Dimasa Yang Akan Datang

14-09-2020 17:09:50

Redelong - “Kabupaten layak anak merupakan amanat Presiden Republik Indonesia yang dituangkan dalam peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak No.11 Tahun 2011”

Hal itu disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Abdul Muis, SE.MT dalam acara Rapat Finalisasi Penyusunan Kota Layak Anak Kabupaten Bener Meriah yang berlangsung di aula Kantor Bappeda Kabupaten Bener Meriah, Senin, 14/9/2020.Lebih lanjut Asisten II menyampaikan, rapat finalisasi penyusunan dokumen kota layak anak Kabupaten Bener Meriah tahun 2020 merupakan salah satu strategi koordinasi yang kita lakukan untuk mencapai Kabupaten layak anak. Kabupaten layak anak akan tercapai apabila ada desa yang layak anak dan kecamatan layak anak, kata Abdul Muis.

“Program ini akan mendukung Indonesia layak anak yang akan dicanangkan pada tahun 2030.” Tegas Asisten II.

Lanjut Abdul Muis, Kabupaten layak anak merupakan amanat Presiden yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak No. 11 Tahun 2011  tentang kebijakan pengembangan Kabupaten/Kota layak anak dimana goal dari program ini adalah Indonesia Laya Anak (Idola), jelasnya.

Sambung Asisten II, tolak ukur penerapan kota layak anak ada 5 klaster, Hak sipil dan kebebasan, Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternative, Kesehatan dasar dan Kesejahteraan, Pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta Perlindungan khusus, Abdul Muis menerangkan.

Tambahnya, penyelenggaraan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita semua sebagai pemangku kepentingan di Kabupaten Bener Meriah ini. Mensinergikan program kegiatan yang akan mendukung Kabupaten Layak anak merupakan langkah yang harus kita buat untuk mencapai tujuan ini, jelasnya.

“Menciptakan lingkungan yang ramah anak,menciptakan sekolah ramah anak, pelayanan kesehatan yang ramah anak sehingga anak akan terbebas dari bentuk kekerasan yang dapat merusak masa depan anak,” ungkapnya.

“Anak adalah aset bangsa yang akan menjadi penerus pembangunan dimasa yang akan datang,” tegas Abdul Muis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PP, PA dan KB Susnaini, S.Ag, Kepala Bappeda Khairun Aksa, SE. MM serta dinas terkait dan undangan lainnya. (Ikas/humasbm).

Facebook Fans Page